Semakin kita berbicara, semakin kita dituntut.
Segala yang kita utarakan, persaksikan, perbuat, dan publikasikan,
Akan selalu Ia tuntut pertanggungjawabannya pada kita.
Bahkan, dua kalimat persaksian yang senantiasa kita ucapkan pada ibadah kita.
Itu sebabnya tiap hari sesungguhnya kita diuji.
Dan karena tidak mungkin kita melewati kehidupan ini hanya dengan diam - agar tidak diuji,
Maka setidaknya,
Jadilah pribadi yang tiap kata-katanya - sekalipun sedikit- merupakan cerminan dari kesungguhan dirinya.
'Satu peluru, lebih kuat dari satu lusin kertas'. (ADB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar