Laju kelangsungan hidup ini bergantung pada dua hal; kemampuan kita untuk melihat dan kemampuan kita untuk berjalan cepat.
Pribadi yang tidak terencana hidupnya, jarak pandang hidupnya ibarat mobil di tengah badai kabut. Keterbatasannnya untuk melihat, menjamin keterbatasannya untuk berlari.
Pribadi yang tidak merelakan tenaganya untuk berlari, menyia-nyiakan kelebihannya.
Ibarat pemburu yang menggunakan sniper untuk menembak dalam jarak 3 meter.
Keputusannya untuk menunda, mendukung akibatnya untuk menjadi tertinggal. (ADB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar